program unggulan bahasa arab

Friday, 18 September 20150 komentar

Saat ini banyak orang bilang: “Tidak setiap muslim harus belajar Bahasa Arab, itu kan hanya untuk para ulama. Saya kan hanya muslim biasa saja, yang penting saya shalat.”
“Saya tidak perlu belajar bahasa ini, kalau Allah mau saya paham bahasa ini, maka ia pasti jadikan saya orang Arab.
Pasti ada hikmah dari Allah, ia jadikan sebagian kita orang Turki, Pakistan, Bangladesh, Eropa atau orang manapun juga.”
“Allah kan tidak menciptakan semua orang itu dari Arab, lalu mengapa saya harus belajar Bahasa Arab? Bukan salah saya dong kalau saya tidak paham.” Atau ada juga pendapat lain yang mengatakan,
Allah kan menurunkan Al-Qur’an bukan hanya untuk orang Arab. Lalu kepada siapa Ia berikan Al-Qur’an? Ia berikan Al-Qur’an sebagai petunjuk untuk seluruh umat manusia.”
Kalau kita dengar pendapat-pendapat seperti ini, anda mungkin akan berfikir: “Yah..itu masuk akal, tidak ada masalah baca Al-Qur’an terjemahan Bahasa Urdu, terjemahan Bahasa Persia, terjemahan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan lain-lain. Karena si penterjemah pasti paham apa yang ia lakukan, ia pasti bukan orang yang sembarangan. Kok kamu sepelekan hasil kerja mereka? Dan bagaimana bisa kamu justru berkata ‘Tidak ada yang sebanding dengan Al-Qur’an dalam bahasa Arab karena itu kamu harus belajar bahasa Arab’.
Kita akan menjawab permasalahan ini, insha Allah.
Ini memang pemikiran yang banyak dimiliki muslim saat ini. Banyak muslim berfikir seperti itu. Saya akan coba bahas dari Al-Qur’an terlebih dahulu. Bila kamu tanya 1 pertanyaan ini pada muslimin dari manapun mereka berasal, “Mengapa Bahasa Arab itu penting?” Setiap muslimin, baik yang paham Islam atau yang tidak terlalu paham Islam, baik yang religius ataupun yang tidak terlalu religius, sebagian besar mereka pasti akan memberi jawaban yang sama : Bahasa Arab itu penting karena Al-Qur’an. Itu jawaban pertama yang akan diberikan.
- See more at: http://www.syahida.com/2015/01/31/1667/video-mengapa-muslim-harus-belajar-bahasa-arab-bagian-ke-1/#sthash.oxDkng4I.dpuf
Saat ini banyak orang bilang: “Tidak setiap muslim harus belajar Bahasa Arab, itu kan hanya untuk para ulama. Saya kan hanya muslim biasa saja, yang penting saya shalat.”
“Saya tidak perlu belajar bahasa ini, kalau Allah mau saya paham bahasa ini, maka ia pasti jadikan saya orang Arab.
Pasti ada hikmah dari Allah, ia jadikan sebagian kita orang Turki, Pakistan, Bangladesh, Eropa atau orang manapun juga.”
“Allah kan tidak menciptakan semua orang itu dari Arab, lalu mengapa saya harus belajar Bahasa Arab? Bukan salah saya dong kalau saya tidak paham.” Atau ada juga pendapat lain yang mengatakan,
Allah kan menurunkan Al-Qur’an bukan hanya untuk orang Arab. Lalu kepada siapa Ia berikan Al-Qur’an? Ia berikan Al-Qur’an sebagai petunjuk untuk seluruh umat manusia.”
Kalau kita dengar pendapat-pendapat seperti ini, anda mungkin akan berfikir: “Yah..itu masuk akal, tidak ada masalah baca Al-Qur’an terjemahan Bahasa Urdu, terjemahan Bahasa Persia, terjemahan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan lain-lain. Karena si penterjemah pasti paham apa yang ia lakukan, ia pasti bukan orang yang sembarangan. Kok kamu sepelekan hasil kerja mereka? Dan bagaimana bisa kamu justru berkata ‘Tidak ada yang sebanding dengan Al-Qur’an dalam bahasa Arab karena itu kamu harus belajar bahasa Arab’.
Kita akan menjawab permasalahan ini, insha Allah.
Ini memang pemikiran yang banyak dimiliki muslim saat ini. Banyak muslim berfikir seperti itu. Saya akan coba bahas dari Al-Qur’an terlebih dahulu. Bila kamu tanya 1 pertanyaan ini pada muslimin dari manapun mereka berasal, “Mengapa Bahasa Arab itu penting?” Setiap muslimin, baik yang paham Islam atau yang tidak terlalu paham Islam, baik yang religius ataupun yang tidak terlalu religius, sebagian besar mereka pasti akan memberi jawaban yang sama : Bahasa Arab itu penting karena Al-Qur’an. Itu jawaban pertama yang akan diberikan.
- See more at: http://www.syahida.com/2015/01/31/1667/video-mengapa-muslim-harus-belajar-bahasa-arab-bagian-ke-1/#sthash.oxDkng4I.dpuf

Sesungguhnya Allah swt telah memilih bahasa Arab sebagai bahasa penutup risalah-Nya (wahyu-Nya). Hal ini telah dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an dalam banyak tempat dan secara jelas bahwasanya risalah-Nya yang terakhir diturunkan dalam bahasa Arab. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al–Qur’an berupa al–Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya." (QS. Yusuf:2).

Sesungguhnya umat Islam di zaman-zaman awal sudah merasakan manfaat yang sangat besar dari bahasa Arab tersebut dan banyak sekali tujuan-tujuan mulia terwujud dengan perantara bahasa Arab. Tidaklah bahasa Arab sebagai bahasa risalah (wahyu) semata dan pada saat tersebutlah umat Islam menjadi umat yang sangat mulia dan sejahtera

Pada zaman kita banyak sekali perhatian orang-orang Arab dan kaum muslim terhadap belajar dan mengajarnya (bahasa Arab), perhatian umat muslim baik dahulu ataupun sekarang dikarenakan beberapa sebab:

1. Merupakan sesuatu yang sudah diketahui bersama bahwasanya belajar dan mengajarkan bahasa Arab hukumnya fardhu kifayah, Sesungguhnya bahasa Arab merupakan bagian dari agama dan mengetahuinya wajib, karena memahami Al-Qur’an dan sunnah wajib. Dan keduanya tidak dapat dipahami kecuali dengan bahasa Arab dan apa yang suatu kewajiban tidak akan terwujud kecuali dengannya maka sesuatu itu menjadi wajib.

Ibadah-ibadah baik shalat, do’a, membaca Qur’an serta banyak sekali syi’ar-syi’ar Islam akan terpenuhi dan sempurna dengan mempelajari bahasa Arab.

2.  Imam Syafi’I rahimahullah berkata, “Tidaklah kebodohan dan perbedaan-perbedaan yang terjadi pada manusia (umat muslim) melainkan karena mereka meninggalkan bahasa Arab dan mereka lebih memilih bahasa Aristoteles (bahasa orang barat).”

Beliau juga berkata, “Tak seorang pun akan mengetahui jelasnya ilmu-ilmu dalam Al Qur’an selama orang itu tidak mengetahui luasnya bahasa Arab, luasnya cakupannya, luasnya masalah dan tingkatannya dan barangsiapa memahaminya maka dia akan selamat dari terkena syubhat seperti yang terjadi pada orang-orang yang tidak memahaminya”.

As-Suyuti rahimahullah berkata, “Sesungguhnya saya telah menemukan orang-orang sebelum Imam Syafi’I, mereka mengisyaratkan seperti yang saya duga bahwa sebab terjadinya bid’ah adalah tidak memahami bahasa Arab.” Hasan Bashri berkata terhadap orang-orang Ahlu Bid’ah, “Yang menghancurkan mereka adalah ketidaktahuan mereka terhadap bahasa Arab.”

3. Paham bahasa Arab adalah salah satu dari sebab-sebab kemudahan.

4. Bahasa Arab merupakan syi’ar Islam, bagian dari Islam dan bahasa Arab merupakan syi’ar yang paling besar yang dengannya menunjukkan kelebihan mereka.

5. Kuatnya bahasa Arab merupakan salah satu sebab kemuliaan Islam dan kaum muslimin. Musthofa Shodiq Arrofi’ berkata, “Tidaklah bahasa suatu kaum itu rendah kecuali mereka akan direndahkan dan kemuliaannya tidaklah menjadikan kekuasaan itu pergi meninggalkan mereka. Oleh karena itu, penjajah asing mewajibkan (bahasa mereka untuk dipelajari) kepada kaum yang mereka jajah.”

6. Bahasa Arab merupakan sarana terkuat untuk mewujudkan persatuan / hubungan diantara umat muslim. Pada saat mereka bersemangat mengajarkan bahasa Arab guna mewujudkan kedekatannya kepada bahasa Arab, maka akan terwujud keseragaman pada dhahirnya (yaitu dengan bahasanya) sehingga terwujud pula keseragaman di hati mereka, dikarenakan mereka dapat memahami peradaban dan keyakinan beragama yang sama.

7. Pengajaran bahasa Arab merupakan sarana terpenting guna mewujudkan peradaban Islam dan dengan bahasa akan mengangkat peradaban pemilik bahasa tersebut.

Keistimewaan belajar bahasa arab
Bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan secara luas di planet ini. Bahasa Arab merupakan bahasa utama dari 22 negara, digunakan oleh lebih dari 250 juta orang. Bahasa ini juga merupakan bahasa kedua pada negara-negara Islam karena dianggap sebagai bahasa spiritual Islam - salah satu agama-agama besar dunia (kita membicarakan tentang lebih dari 1 miliar orang!).

Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa tetap di organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Alasan lain yaitu bahasa Arab merupakan salah satu bahasa tertua yang hidup di dunia, dan merupakan bahasa asli dari banyak bahasa, bahkan ada teori yang menyatakan bahwa "bahasa Arab merupakan asal dari bahasa-bahasa" dan mereka yang mengadopsi teori ini berlandaskan pada kenyataan bahwa orang Arab dapat melafalkan suara apapun dalam bahasa manapun di dunia dengan mudah, di lain pihak banyak orang-orang bukan-Arab yang kesulitan mengucapkan beberapa huruf Arab yang tidak terdapat dalam bahasa asli mereka (contohnya huruf dhad tidak digunakan dalam bahasa manapun di dunia, dan bahasa Arab sering disebut sebagai bahasa dhad).

Dalam ribuan tahun, sedikit perubahan terjadi pada bahasa ini, dan bahasa ini selalu sesuai pada setiap jaman, menembus berbagai peradaban yang menggunakannya sebagai bahasa asli mereka. Bahkan, bahasa Arab memiliki pengaruh yang besar dalam sebagian besar bahasa yang ada di masa kini. Mungkin, sumbangan bahasa Arab yang paling jelas pada kemanusiaan adalah angka Arab (0,1,2,,3,...), tanpa menyebutkan bahwa banyak kata-kata Arab yang digunakan oleh banyak bahasa pada saat ini (algoritma, sugar, coffee, kopi, alamat, kabar, dan daftar ini terus berkelanjutan....). Mengapa bahasa ini tetap hidup lebih dari ratusan tahun sementara bahasa yang lain tidak? Alasan utama untuk pertanyaan tersebut adalah bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur'an, inilah yang menjaga bahasa Arab menjadi bahasa utama hingga lebih dari 1400 tahun peradaban Islam.


Saat ini banyak orang bilang: “Tidak setiap muslim harus belajar Bahasa Arab, itu kan hanya untuk para ulama. Saya kan hanya muslim biasa saja, yang penting saya shalat.”
“Saya tidak perlu belajar bahasa ini, kalau Allah mau saya paham bahasa ini, maka ia pasti jadikan saya orang Arab.
Pasti ada hikmah dari Allah, ia jadikan sebagian kita orang Turki, Pakistan, Bangladesh, Eropa atau orang manapun juga.”
“Allah kan tidak menciptakan semua orang itu dari Arab, lalu mengapa saya harus belajar Bahasa Arab? Bukan salah saya dong kalau saya tidak paham.” Atau ada juga pendapat lain yang mengatakan,
Allah kan menurunkan Al-Qur’an bukan hanya untuk orang Arab. Lalu kepada siapa Ia berikan Al-Qur’an? Ia berikan Al-Qur’an sebagai petunjuk untuk seluruh umat manusia.”
Kalau kita dengar pendapat-pendapat seperti ini, anda mungkin akan berfikir: “Yah..itu masuk akal, tidak ada masalah baca Al-Qur’an terjemahan Bahasa Urdu, terjemahan Bahasa Persia, terjemahan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan lain-lain. Karena si penterjemah pasti paham apa yang ia lakukan, ia pasti bukan orang yang sembarangan. Kok kamu sepelekan hasil kerja mereka? Dan bagaimana bisa kamu justru berkata ‘Tidak ada yang sebanding dengan Al-Qur’an dalam bahasa Arab karena itu kamu harus belajar bahasa Arab’.
Kita akan menjawab permasalahan ini, insha Allah.
Ini memang pemikiran yang banyak dimiliki muslim saat ini. Banyak muslim berfikir seperti itu. Saya akan coba bahas dari Al-Qur’an terlebih dahulu. Bila kamu tanya 1 pertanyaan ini pada muslimin dari manapun mereka berasal, “Mengapa Bahasa Arab itu penting?” Setiap muslimin, baik yang paham Islam atau yang tidak terlalu paham Islam, baik yang religius ataupun yang tidak terlalu religius, sebagian besar mereka pasti akan memberi jawaban yang sama : Bahasa Arab itu penting karena Al-Qur’an. Itu jawaban pertama yang akan diberikan.
- See more at: http://www.syahida.com/2015/01/31/1667/video-mengapa-muslim-harus-belajar-bahasa-arab-bagian-ke-1/#sthash.oxDkng4I.dpuf
Saat ini banyak orang bilang: “Tidak setiap muslim harus belajar Bahasa Arab, itu kan hanya untuk para ulama. Saya kan hanya muslim biasa saja, yang penting saya shalat.”
“Saya tidak perlu belajar bahasa ini, kalau Allah mau saya paham bahasa ini, maka ia pasti jadikan saya orang Arab.
Pasti ada hikmah dari Allah, ia jadikan sebagian kita orang Turki, Pakistan, Bangladesh, Eropa atau orang manapun juga.”
“Allah kan tidak menciptakan semua orang itu dari Arab, lalu mengapa saya harus belajar Bahasa Arab? Bukan salah saya dong kalau saya tidak paham.” Atau ada juga pendapat lain yang mengatakan,
Allah kan menurunkan Al-Qur’an bukan hanya untuk orang Arab. Lalu kepada siapa Ia berikan Al-Qur’an? Ia berikan Al-Qur’an sebagai petunjuk untuk seluruh umat manusia.”
Kalau kita dengar pendapat-pendapat seperti ini, anda mungkin akan berfikir: “Yah..itu masuk akal, tidak ada masalah baca Al-Qur’an terjemahan Bahasa Urdu, terjemahan Bahasa Persia, terjemahan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan lain-lain. Karena si penterjemah pasti paham apa yang ia lakukan, ia pasti bukan orang yang sembarangan. Kok kamu sepelekan hasil kerja mereka? Dan bagaimana bisa kamu justru berkata ‘Tidak ada yang sebanding dengan Al-Qur’an dalam bahasa Arab karena itu kamu harus belajar bahasa Arab’.
Kita akan menjawab permasalahan ini, insha Allah.
Ini memang pemikiran yang banyak dimiliki muslim saat ini. Banyak muslim berfikir seperti itu. Saya akan coba bahas dari Al-Qur’an terlebih dahulu. Bila kamu tanya 1 pertanyaan ini pada muslimin dari manapun mereka berasal, “Mengapa Bahasa Arab itu penting?” Setiap muslimin, baik yang paham Islam atau yang tidak terlalu paham Islam, baik yang religius ataupun yang tidak terlalu religius, sebagian besar mereka pasti akan memberi jawaban yang sama : Bahasa Arab itu penting karena Al-Qur’an. Itu jawaban pertama yang akan diberikan.
- See more at: http://www.syahida.com/2015/01/31/1667/video-mengapa-muslim-harus-belajar-bahasa-arab-bagian-ke-1/#sthash.oxDkng4I.dpuf
Saat ini banyak orang bilang: “Tidak setiap muslim harus belajar Bahasa Arab, itu kan hanya untuk para ulama. Saya kan hanya muslim biasa saja, yang penting saya shalat.”
“Saya tidak perlu belajar bahasa ini, kalau Allah mau saya paham bahasa ini, maka ia pasti jadikan saya orang Arab.
Pasti ada hikmah dari Allah, ia jadikan sebagian kita orang Turki, Pakistan, Bangladesh, Eropa atau orang manapun juga.”
“Allah kan tidak menciptakan semua orang itu dari Arab, lalu mengapa saya harus belajar Bahasa Arab? Bukan salah saya dong kalau saya tidak paham.” Atau ada juga pendapat lain yang mengatakan,
Allah kan menurunkan Al-Qur’an bukan hanya untuk orang Arab. Lalu kepada siapa Ia berikan Al-Qur’an? Ia berikan Al-Qur’an sebagai petunjuk untuk seluruh umat manusia.”
Kalau kita dengar pendapat-pendapat seperti ini, anda mungkin akan berfikir: “Yah..itu masuk akal, tidak ada masalah baca Al-Qur’an terjemahan Bahasa Urdu, terjemahan Bahasa Persia, terjemahan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan lain-lain. Karena si penterjemah pasti paham apa yang ia lakukan, ia pasti bukan orang yang sembarangan. Kok kamu sepelekan hasil kerja mereka? Dan bagaimana bisa kamu justru berkata ‘Tidak ada yang sebanding dengan Al-Qur’an dalam bahasa Arab karena itu kamu harus belajar bahasa Arab’.
Kita akan menjawab permasalahan ini, insha Allah.
Ini memang pemikiran yang banyak dimiliki muslim saat ini. Banyak muslim berfikir seperti itu. Saya akan coba bahas dari Al-Qur’an terlebih dahulu. Bila kamu tanya 1 pertanyaan ini pada muslimin dari manapun mereka berasal, “Mengapa Bahasa Arab itu penting?” Setiap muslimin, baik yang paham Islam atau yang tidak terlalu paham Islam, baik yang religius ataupun yang tidak terlalu religius, sebagian besar mereka pasti akan memberi jawaban yang sama : Bahasa Arab itu penting karena Al-Qur’an. Itu jawaban pertama yang akan diberikan.
- See more at: http://www.syahida.com/2015/01/31/1667/video-mengapa-muslim-harus-belajar-bahasa-arab-bagian-ke-1/#sthash.oxDkng4I.dpuf
Program Peningkatan Kemampuan Bahasa Arab merupakan salah satu program unggulan di pondok pesantren As-salam Naga Beralih, Salah satu kegiatan program bahasa arab pondok pesantren As-salam Naga Beralih dengan bebrapa metode diantara pemberian mufrodat di pagi hari, muhadhoroh bahasa arab dan hari wajib berbahasa arab.
Share this article :
 
TEMPLATE AS-SALAM| Assalam - All Rights Reserved
Supported : ARNICK.BLOGSPOT.COM | Creating Website | NAJIH dan ARNICK Themes